sejarah dan perkembangan android market

Saat ini Sistem operasi milik Google yaitu Android , telah menjadi salah satu sistem operasi terfavorit dengan jumlah pengguna terbanyak disamping sistem operasi lainnya seperti iOS, BlackBerry OS dan juga Symbian.
Android Market

Mengapa android menjadi salah satu system operasi paling populer akhir-akhir ini? Hal ini tidaklah mengherankan karena OS android ini bersifat open source atau terbuka sehingga para pengembang atau pihak ketiga dapat berpartisipasi untuk membuat dan mengembangkan berbagai jenis aplikasi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Fakta menarik dari android adalah OS ini telah dilengkapi dengan berbagai macam aplikasi yang sangat berguna dan menarik. Maka dari itu, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan bagi para penggunanya di seluruh dunia, dibuatlah Android Market yang dirilis oleh google.

Sejarah dan Juga Perkembangan Android Market
Android Market adalah sebuah toko aplikasi online yang dikembangkan oleh Google untuk semua perangkat yang menggunakan sistem operasi Android. Android Market menyediakan aplikasi-aplikasi yang kebanyakan dikembangkan oleh pihak ketiga, baik versi gratis maupun yang berbayar. Meski Android Market ini dapat diakses melalui PC/laptop, namun untuk mengunduh atau Download aplikasi-aplikasi dan game yang ada di Android Market hanya dapat dilakukan melalui perangkat Android.

Android Market Pertama kali dibuka pada tanggal 22 Oktober 2008, saat ini, diperkirakan telah ada lebih dari 140.000 aplikasi yang ada di Android Market , pertumbuhan jumlah aplikasi ini terbilang sangat cepat. Pada bulan November tahun 2009, jumlah aplikasi yang tersedia di Android Market hanya sekitar 2.300 aplikasi. Maret 2010, Android Market telah memiliki 30.000 aplikasi. Sementara pada Agustus 2010, telah terdapat lebih dari 80.000 aplikasi yang ada di Android Market. dan hingga tahun 2011 diperkirakan telah ada 200.000 lebih aplikasi yang ada di android market.

Dari ratusan ribu aplikasi tersebut terdapat lebih dari setengahnya adalah aplikasi tidak berbayar alias free (Menurut data yang dikeluarkan Distimo, sebuah firma app store analytic, pada Juni 2010, 57% aplikasi di Android Market adalah aplikasi tak berbayar ). Tak heran bila dalam waktu kurang dari dua tahun sejak dibukanya Android Market, telah ada lebih dari 1 juta kali unduhan . Meski banyak aplikasi gratis, tidak berarti Android Market tidak mendatangkan keuntungan bagi para pengembang. Keuntungan tersebut datang dari para pengiklan yang dapat menyisipkan produk iklannya dalam aplikasi yang mereka buat. keuntungan yang didapat para pengembang adalah ketika para pengguna aplikasi mengklik iklan tersebut, maka pengembang akan mendapat keuntungan sekitar 0,01 – 0,05 USD harga untuk 1x klik iklan. Sedangkan Untuk aplikasi berbayar, Google menerapkan kebijakan pembagian keuntungan sebesar 70% untuk pengembang dan 30% untuk Google Market.

Mengunduh Berbagai Aplikasi dari Android Market
Android Market dapat diakses dari sebuah perangkat Android versi 2.1 ke atas. Berikut ini adalah beberapa cara atau langkah-langkah dalam menginstal aplikasi dari Android Market.

1. Mencari aplikasi yang diinginkan. Kita dapat mencari aplikasi berdasarkan klasifikasi, ataupun langsung menggunakan fasilitas search.
2. Bila kita mengklik sebuah aplikasi, akan muncul deskripsi tentang deskripsi tersebut, rating yang diberikan para penggunanya, dan review atau komentar dari para penggunanya.
3. Bila kita mengklik install, maka aplikasi akan segera diunduh dan proses unduhan akan berlangsung sebagai background process, sehingga pengguna dapat kembali berselancar di Android Market.
4. Aplikasi yang telah diunduh dari Android Market akan tampil dalam menu downloads. Pengguna dapat menghapus aplikasi dari menu ini.

Format aplikasi yang digunakan oleh ponsel Android adalah Android Package Files (APK). Aplikasi yang diunduh dari Android Market tidak secara otomatis terinstal manakala telah selesai diunduh. Diperlukan layanan file manager untuk menginstal aplikasi-aplikasi tersebut. Pada Android versi 2.1 kebawah, aplikasi akan terinstal di memori internal perangkat. Namun, pada Android versi 2.2, aplikasi dapat diinstal di memori eksternal, sehingga memori internal perangkat dapat lebih leluasa.

Berikut beberapa website yang menyediakan file installer Android dalam bentuk file APK

http://www.aplikasiandroid.info - situs ini berbahasa indonesia

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...