alasan salah untuk menikah

Cinta pada pandangan pertama
Menikah didasari pada cinta saja merupakan alasan utama untuk tidak menikah. Cinta pada pandangan pertama merupakan perasaan sementara. Hanya cinta saja, bukan merupakan fondasi yang cukup untuk menopang suatu perkawinan.

Mengatasi rasa kesepian
Menikah hanya untuk menghindari perasaan kesepian jelas bukan termasuk alasan yang tepat, baik bagi Anda maupun  pasangan. Manusia takut kesepian dan karena itu mereka cenderung melakukan pernikahan untuk menghindarinya.

Sikap berontak
Menikah sebagai ungkapan rasa berontak juga  bukan merupakan ide yang baik. Hal ini memperlihatkan sikap mementingkan diri sendiri. Menikah sebagai bentuk pemberontakan hanya akan menyakiti orang yang Anda cintai dan diri sendiri. Pemberontakan di dalam suatu perkawinan dapat memiliki dampak yang negatif pada orang-orang yang terlibat.
Menikah dengan seseorang sebagai pelarian tidak adil bagi pasangannya.

Keterpaksaan
Anda tidak boleh merasa terpaksa ataupun memaksa seseorang untuk menikah. Perkawinan semacam ini biasanya berakhir dengan perceraian. Tidak sedikit orang yang menikah karena merasa terpaksa atau merasa bersalah untuk menolaknya. Menikahi seseorang untuk menyenangkan pasangannya bukan merupakan ide yang baik.

Status
Menikah untuk menghindari status orangtua tunggal atau perawan tua bukan merupakan ide yang baik. Banyak orang percaya kehamilan dapat mengikat seseorang untuk menikahinya, namun ia tidak menyadari bahwa hal ini merupakan cara yang salah.

Alasan ekonomi
Banyak pria maupun wanita yang menikah karena alasan keuangan, yaitu menikah dengan seseorang agar dapat mengatasi masalah keuangan yang mereka hadapi. Hal ini merupakan alasan yang paling egois untuk menikahi seseorang.

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...